Skip to content

Can cerita sex game pity, that now

BLUE BIRD - caly film - PL - short love movie

Pagi cerah dan panasnya sudah kaya siang bolong, eh tiba-tiba jam 1 siang hujan deras kaya langit bocor. Jadwal hujan yang ga bisa ditebak gini yang bikin banyak warga Jakarta yang salah jadwal dan persiapan ngadepinnya. Nasib yang sama menimpa Vani, jagoan indehoi kita yang sexy dan mesum habis ini. Suatu pagi di bulan Januari, setelah 2 minggu UAS yang menegangkan dan melelahkan semua sel otot dan otak para mahasiswa kampus S, Vani teringat dia masih menyimpan beberapa novel yang dipinjamnya dari Sasha. Ga ada kuliah dan ga ada paper yang perlu disubmit lagi, ni cewek mikir ga ada salahnya nyambangin Sasha di kosnya yang berjarak cuma sekali ngangkot dan ngojek jarak menengah.

Tapi, harapan tinggal harapan, karena begitu tiba giliran Sasha, bidaknya dengan sukses masuk ke kotak Chance!

Walaupun begitu Sasha tetap mengambil satu kartu Chance dan membacanya. Buka bajunya. Buka baju. Gerakan Sasha membuka baju betul-betul erotis.

Apalagi setelah kaosnya terbuka semua. Tubuh bagian atas Sasha hanya ditutupi bra hitamnya yang kontras dengan kulit putihnya. Setengah gundukan toket putih 34B Sasha terlihat mengundang untuk dijamah. Jengah oleh pandangan mesum Randy dan Momo Danan pura-pura sibuk menata kartu. Mukanya merah bangetSasha reflek menutupi dadanya.

Cerita Sex Perawan. Cerita Sex Kerenggut perawanan Sepupuku. December 19, admin. poker online situs bola domino online bandar bola pokerqq judi bola dominoqq agen togel bandarqq agen bola bandarq online game slot. Cerita Sex Perawan. Cerita Sex Kerenggut perawanan Sepupuku. December 19, admin. Cerita Sex. Cerita Sex Cinta Lewat. Watch Cerita Dewasa Sex porn videos for free, here on worldparadebooks.com Discover the growing collection of high quality Most Relevant XXX movies and clips. No other sex tube is more popular and features more Cerita Dewasa Sex scenes than Pornhub! Browse through our impressive selection of porn videos in HD quality on any device you own. Cersex Cerita Sex, Sex Hot Masturbasi, Cerita Dewasa, Cerita Sex Terbaru, Ngentot Cerita Sex: Game and Selingkuh Hot Terbaru - aku hobby maen salah satu game online yang cukup terkenal di Indonesia. Hampir setiap hari aku maen nih game, agak agak maniak gitu. Padahal kalo di pikir usiaaku dah ga muda lagi. Oh iya, [ ].

Sambil masih terkekeh-kekeh dan melirik-lirik mesum Randy memulai putarannya. Momo tinggal make celana boxer doang, sehingga kontolnya yang ngaceng berat terlihat jelas mengacung seperti tiang bendera.

ready help

Randy memang masih celana pendeknya, tapi sudah dapat kesempatan mencium dan menjilati lengan Vani sampai ke lehernya. Dan sempet-sempetnya mencoba meremas toket Vani, tapi dengan sukses dicegah oleh Danan.

Randy bete abis atas sikap bankirnya yang memegang teguh job descpnya, sedangkan raut muka Vani bete tapi tidak jelas karena Randy coba-coba ngambil kesempatan grepe-grepe atau karena usaha Randy tersebut dicegah oleh Danan. Vani pun sekarang tinggal make t-shirt dan celana dalam saja mini underwear garis-garis putih dan merah karena kena hukuman lepas celana.

Tapi yang paling parah adalah Sasha. Memang tidak kena hukuman yang harus kontak fisik dengan Randy ataupun Momo lagi, tapi sekarang dia cuma ditutupi selembar celana dalam hitam saja. Sehingga tangannya kebingungan mau menutupi bagian tubuh yang mana. Begitu membaca kartu tersebut, mata Danan membeliak dan mulutnya menganga. Anak-anak yang lain jadi ga sabar karena Danan gagap baca kartu tersebut.

Karena ga sabar, Randy merebut kartu dari tangan Danan dan membacanya. Seringai mesum langsung muncul di wajahnya. Tanpa berkata-kata Randy memberikan kartu tersebut ke Vani. Terkekeh senang, Randy mulai melepas celana pendeknya. Sedangkan Vani langsung beringsut mundur sampe menempel ke dinding.

think, that

Dengan semangat membela kemesuman, Momo dan Danan mendekati Vani dari kedua sisi dan menarik Vani mendekati area permainan. Mendekati Randy yang sudah duduk di tepi ranjang Sasha dan sudah memelorotkan celana dalamnya sehingga kontolnya yang tegak mengacung mengangguk-ngangguk seolah memanggil-manggil Vani.

Sexopoly - Game Monopoly Sex yang Bikin Ketagihan. Cerita Dewasa - Sexopoly, Game Monopoly Sex yang Bikin Ketagihan - Cuaca Jakarta sedang lucu-lucunya. Pagi cerah dan panasnya sudah kaya siang bolong, eh tiba-tiba jam 1 siang hujan deras kaya langit bocor. Udah, lo dengerin dulu aja. Pasti lo demen nantinya tukas Randy penuh misteri. Vani semakin penasaran dengan game ini. Setelah mereka duduk melingkar berempat, dan cowok imut berkacamata yang ternyata bernama Danan duduk di luar lingkaran, Randy pun mulai menjelaskan apa sebenarnya game yang hendak mereka mainkan. Similar searches tiffany watson threesome real game wife husband game spin the bottle sex games swinger on vibrator couples game swinger pussy eat lost bet wife poker game husband games fuck stranger swinger blind fold orgy swinger sex game the swinger 05 neighbors orgy vintage gloryhole ex wife game sex game swingers game cuckhold blonde gf.

Ga mau ahh. Akan tetapi, sebenarnya tidak susah-susah amat menarik Vani untuk mendekati Randy. Akhirnya Vani bersimpuh di hadapan kontol eh Randy. Tapi masih memalingkan mukanya yang memerah dari Randy. Cuma 2 menit ini. Akibatnya dengan mudahnya Randy mengangkat t-shirt Vani dan mengungkap gunungan daging putih di baliknya.

Randy, Momo dan Danan langsung terkesiap dan menahan nafas selama beberapa saat demi melihat pemandangan indah yang sejak tadi sudah mereka nanti-nantikan: toket massive Vani.

Tanpa sadar tangan Randy bergerak berusaha menjamah toket Vani. Dengan sukses digampar oleh Vani kedua tangan jahil tersebut. Randy membuka pahanya dan sedikit bersandar ke belakang di tahan oleh kedua tangannya, membuat dirinya senyaman mungkin sebelum 2 menit kenikmatan yang menjelang. Dibiarkannya Vani menempatkan tubuhnya di tengah-tengah pahanya, dan menikmati setiap detik mulai bagaimana kedua tangan Vani memegang kedua bongkah susunya, lalu menjepit kontol Randy yang tegak berdiri.

Vani pun mulai menggerakkan kedua toketnya naik turun mengocok kontol Randy. Gerakan kocokannya bervariasi: mulai kocokan di sepanjang batang kontol, kadang diselingi gerakan menggiling pal-kon selama beberapa detik yang membuat Randy menggelinjang dan mengangkat-ngangkat pantatnya saking nikmatnya. Birahi Randy semakin menggila, apalagi melihat pemandangan toket besar yang diremas-remas pemiliknya agar bisa menghimpit dan mengocok kontol Randy dengan maksimal. Randy tidak sadar bahwa Vani mulai menikmati perannya.

Akhirnya, Randy tidak tahan lagi untuk berperilaku anak baik. Kedua tangan Randy tiba-tiba meraup bongkahan melon putih Vani, lalu meremas dan menghimpitkannya lebih rapat lagi ke kontolnya. Tanpa memperdulikan protes Vani, Randy semakin semangat meremas-remas toket Vani sambil berusaha mengocokkan kontolnya. Terdorong oleh bobot Randy, badan Vani jadi terlentang di karpet dan Randy mengangkang di atas Vani. Dengan buasnya Randy memaju-mundurkan pantatnya, mengocokkan kontolnya di sela-sela toket Vani yang dicengkram kuat oleh kelima jarinya.

Remasan dan rangsangan brutal di kedua toketnya yang untuk kedua kalinya ini ternyata mulai menjebol pertahanan Vani. Ketika Randy semakin mempercepat kocokannya karena rasa gatal yang menggelitik dan menggila semakin terasa di palkonnya.

Rasa gatal yang menuntut untuk digesek terus menerus, Vani juga merasakan rasa gatal yang sama menggila di setiap centi bibir-bibir memeknya yang mulai basah, membuat CD-nya agak menjeplak. Andai saja Randy dapat bertahan semenit lagi saja, maka akan terjadi double orgasm di ruangan tersebut bayangin lo punya cewe yang dirangsang toketnya saja bisa keluar.

Tapi, apa daya. Kontol Randy tidak bisa lagi menahan dorongan kuat dari pelirnya yang mendesakkan aliran tekanan kenikmatan yang tak tertahanka. Dan akhirnya. Enak banget. Pelan-pelan Randy bangkit dari atas tubuh Vani dan duduk bersandar di tempat tidur sambil memejamkan matanya, menenangkan nafasnya yang agak tersengal-sengal, Vani juga bangkit dari karpet.

Lelehan peju Randy memenuhi toketnya, dan ada sedikit di pipinya. Tapi pemandangan itu segera hilang, karena sambil berjalan keluar menyusul Danan, Vani menurunkan t-shirtnya. Mana mungkinlah. Sekarang gue mau tao, masih ada kartu buat boobs job ga? Ga asyik ah! Rentetan omelan Momo sudah akan meluncur lagi ketika Sasha keluar dari kamar mandi sambil satu tangannya tetap melindungi toketnya.

Pan lo yang nyuruh si Vani pake kamar mandinya Danan? Tapi Ran, lo pake celana dulu napa? Dengan agak males-malesan Randy memakai celananya, melewatkan CDnya yang tergeletak agak jauh di ujung ranjang.

Giliran Momo dengan cepat berlalu tanpa ada kejadian mesum apapun. Diiringi desah kecewa, Momo menyerahkan dadu ke Sasha. Momo setengah berdoa agar Sasha cuma dapat angka 4 atau 5 sehingga jatuh di wilayahnya. Tapi malang tak dapat ditolak, angka double 6 yang keluar, sehingga bidak Sasha bablas sampai ke titik start.

Dengan sukses mendarat di property Sasha. Ini hukumannya buat gue apa elu sih? Sasha hanya melongo. Kok lage-lage elo yang dapat enaknya? Tidak memperdulikan Momo, Randy sibuk ngubek-ngubek tas yang selama ini ngejogrok tidak menarik perhatian di pojok kamar. Dildo sepanjang 15 cm dan diameter 3,5 cm terlihat agak mengancam sehingga reflek Sasha merapatkan pahanya, sambil tetap menutupi toketnya yang polos. Tidak perlu diminta dua kali, dengan semangat Momo beringsut mendekati Sasha.

Karena Sasha masih sungkan-sungkan membuka pahanya, tangan Reno dari balik punggung Sasha bergerak membuka paha Sasha. Akibatnya Sasha terpaksa menyandarkan punggungnya di dada Randy dan membuka pahanya. Detak jantung Sasha mulai berpacu lebih cepat.

Takut, malu dan sekaligus mengharap membuat rona merah di pipi Sasha semakin terlihat. Randy mulai menggesek-gesekkan ujung dildo ke belahan memek Sasha yang masih tertutup underwear mini warna hitamnya. Tubuh Sasha menegang begitu bibir memeknya menerima tekanan dan gesekan dari benda tumpul tersebut.

Setelah beberapa saat adegan pemanasan yang menegangkan tersebut, Sasha tiba-tiba teringat sesuatu. Tanpa disadari Sasha yang birahinya mulai naik, jemari tangan kiri Randy mulai menyibakkan kain CD Sasha kesamping, sehingga memek Sasha yang mulus karena jembinya diwax tampil ke permukaan. Momo sudah memposisikan duduk tepat di seberang Sasha, menelan ludah berkali-kali ketika melihat pemandangan indah gundukan memek dari sebaris tipis belahan merah kecoklatan di tengahnya.

Pelan-pelan Randy menekankan ujung dildo membelah memek Sasha yang sudah agak mengkilap basah.

Rengekan Sasha tidak berlanjut lebih lama lagi, karena Randy mulai mengocokkan dildo tersebut. Ditariknya perlahan-lahan dildo keluar dari memek Sasha, lalu menekannya lagi amblas ke dalam sampai cuma sisa 2 cm untuk dipegang saja.

pity, that now

Sasha menggeliat gelisah, karena nikmat birahi semakin menggelora di sekitar selangkangannya. Tangannya kini tanpa sadar tidak melindungi toketnya lagi.

Cerita Dewasa - Sexopoly, Game Monopoly Sex yang Bikin Ketagihan

Sibuk meremas paha Randy. Sehingga toketnya yang bundar mancung berukuran 34B terlihat jelas, tegak menantang.

Aerolanya yang pink kecoklatan melebar dan putingnya yang ereksi penuh menandakan Sasha sudah horny habis. Birahi Sasha semakin tidak tertahankan karena kini tangan kiri Randy meremas-remas toketnya dengan brutalnya. Ditekan dengan telapak tangan, lalu diremas kuat-kuat dan akhirnya diperas-peras seperti hendak mengeluarkan susunya. Gue ga tahan lagi. Gatel bange memek gueeee. Kan ga bol. Suara berkecipakan basah dari dildo yang keluar-masuk dengan cepat di memek Sasha menjadi soundtrack yang melengkapi pemandangan bokep live show di depan Momo.

Sasha yang duduk mengangkang, dikocok dildo yang menjadi mengkilap basah oleh cairan memek, dan geliat sexy tubuh Sasha mendapat ransangan dari dildo di memeknya dan remasan-remasan tanpa ampun pada toketnya, membuat konak Randy dan Momo semakin tidak tertahankan. Bahkan Momo sudah mendesah-desah sendiri sambil mulai mengocok kontolnya perlahan, betul-betul melupakan tanggung jawabnya untuk menghitung waktu.

10 Video Game Sex Scenes That Almost Happened

Tidak perlu diminta dua kali, Randy mempercepat RPM kocokan di memek Sasha, membuat gelinjang tubuh Sasha semakin liar. Aduhh gue ga kuat lagi. Sesudah badai orgasme yang berlangsung selama sekian detik yang menghanyutkan, tubuh Sasha bersandar lemas di dada Randy.

Matanya terpejam, deru nafas memburu masih terdengar dari sela-sela bibir Sasha. Randy membiarkan saja dildonya di dalam memek Sasha. Tapi, kecupan-kecupan di sekujur pundak Sasha, dibarengi belaian-belaian dan remasan-remasan lembut pada gundukan daging berwarna putih di dada Sasha tetap berlanjut.

Sasha menikmati setiap detik perlakuan Randy tersebut, sehingga tidak sadar bagaimana mini CD-nya mulai dilucuti oleh Momo. Momo menelan ludahnya kembali begitu melihat selangkangan Sasha yang polos tidak lagi terlindungi oleh CD-nya. Memek putih dengan hanya sepetak jembi di bagian atasnya, terlihat menggunung dan mesum karena sebatang dildo mencuat di tengah-tengahnya. Tanpa meminta ijin Sasha, Momo mencabut keluar dildo tersebut dalam sekali tarik.

Sekarang giliran gue bayar Rent Sha. Gue bayar kontan! Gue ga mau! Namun dengan sigap Randy menahan tubuh Sasha agar tetap setengah terbaring, bersandar di dadanya.

Mata Sasha membeliak nanar menatap tidak fokus pada cowok di depannya sambil mengigigit bibir bawahnya. Raut mukanya sedikit banyak menunjukkan apa yang sedang berkecamuk di otaknya, dan di memeknya tentu saja. Menimbang pilihan-pilihan yang tersedia saat itu, akhirnya detik berikutnya Sasha mengambil keputusan yang paling masuk akal.

Sasha membuka pahanya lebih lebar lagi, dan bersiap menikmati pertempuran sex yang menjelang. Bring it on, boys! Pinggul Momo mulai bergerak maju mundur secara sistematis, menghantam selangkangan Sasha berkali-kali dengan penuh dedikasi.

Setiap bagian dinding memek Sasha menjerit bahagia menerima gesekan kontol hitam berurat, sehingga cairan cinta pelumasnya membanjir menimbulkan bunyi berkecipakan becek. Iya behnerr gitu Mo. Tidak sampai 5 menit sejak gempuran kontol Momo, Sasha mulai merasakan lagi sensasi gatal yang semakin menggila mengumpul di bibir-bibir memeknya. Tapi, ketika rasa birahi itu sudah hampir sampai di puncaknya!.

Tapi, Momo sudah mencabut kontolnya, dan mereka berdua membopong Sasha ke atas ranjang. Sasha betul-betul nervous karena ini adalah pengalaman pertamanya three-some. Well, like once a wiseman said, there will always a first time for everything.

Sasha tidak bisa ragu-ragu lebih lama lagi, karena Momo sudah mendorong kontolnya untuk masuk ke mulut mungil Sasha. Tapi itu hanya untuk sesaat. Dengan lihainya Sasha melumat-lumat palkon Momo, lidahnya dengan binal menjilati lubang kontol dan diselingi sedotan agak kencang yang membuat Momo melenguh keenakan. Momo menjambak rambut Sasha dan mulai menggerakkan pinggulnya maju mundur, ngentotin mulut Sasha dengan buasnya. Sedang asyik-asyiknya menyepong kontol Momo, tiba-tiba Sasha dikagetkan lagi oleh penetrasi kontol Randy dari belakang.

Sasha jadi susah berkosentrasi untuk menservis kontol Momo, karena kocokan kontol Randy membuat gatal di memeknya menggila lagi. Kini Sasha hanya membiarkan mulutnya terbuka dan dikentot oleh Momo karena pikirannya tercurah pada betapa nikmatnya gesekan kontol Randy pada dinding-dinding memeknya.

Pacuan nafsu ketiga insan muda ini memasuki babak yang panas membara. Sementara itu, bagaimana kabar Vani? Kenapa dia belum balik juga ke kamar Sasha?

can believe

Mari kita cari tau. Mari mundur beberapa menit yang lalu ketika Vani keluar dari kamar Sasha, membuntuti Danan menuju kamarnya untuk pinjam kamar mandi.

Di luar kamar Sasha, suasana kos-kosan lenggang, karena memang hujan masih tercurah dengan derasnya. Suaranya menderu-deru lebih keras di luar sini. Adem kaya gini, emang lebih enak buat ngelungker tidur, atau ngentot hehehe. Makanya Vani cuek aja hanya memakai t-shirt gombrang tanpa celana pendeknya lagi, lari-lari kecil ke kamar Danan yang letaknya tepat di sebelah kamar Sasha. Toh, tshirtnya menutupi seperempat pahanya. Danan dengan gugup mencoba membuka kunci kamarnya, namun tidak berhasil-berhasil membuat Vani semakin jadi tidak sabar.

Rasa lengket-lengket di dadanya ingin cepat-cepat dibasuhnya. Apalagi kini peju Randy menciptakan pulau-pulau di tshirtnya.

Karena tidak sabar, Vani mencoba membantu Danan membuka kunci pintunya. Vani tidak sadar bahwa upayanya itu malah membuat toketnya menempel pada punggung Danan. Nyaris tersedak bahagia, Danan menjatuhkan kuncinya. Dengan mudah Vani membuka kunci pintu kamar Danan dan membuka pintunya. Tanpa babibu lagi Vani langsung masuk ke kamar mandi Danan yang letaknya dipojok kiri kamar.

Di dalam kamar mandi, Vani langsung membuka t-shirtnya dan langsung menyiram tubuhnya dengan air dari shower. Dibersihkannya sisa-sisa peju dari toketnya. Tanpa sadar usapan-usapan itu berubah menjadi remasan-remasan yang erotis.

you hard sorry

Kupret juga si Randy. Seolah-olah game Sexopoly tersebut berlaku seperti foreplay selama 1 jam bayangkan rasanya sodara-sodara! Hal yang sama terjadi pada setiap peserta game itu tadi.

Kini nafsu tersebut semakin membesar dan menuntut pemuasannya. Vani pun membungkukkan tubuhnya sambil mengangkat satu kaki untuk meloloska CD-nya. Ada satu hal lagi yang Vani lupakan. Dan lupa yang satu ini lebih besar implikasinya. Vani lupa mengunci pintu kamar mandi! Sepasang mata yang membeliak penuh nafsu telah mengamati setiap gerakan remas-meremas Vani. Ketakutannya terlalu besar untuk mengambil langkah apa yang lelaki sejati eh mesum harus lakukan ketika melihat cewek ngremes-ngremes toketnya sendiri.

Tapi, cowok polos pun ada batasnya. Batasnya adalah gerakan membungkuk Vani untuk melepas CD-nya.

interesting question Bravo

Dalam sekali gerakan yang luar biasa, Danan melepas semua pakaiannya, berdiri bugil, lalu membuka pintu kamar mandi lebar-lebar dan melangkah penuh nafsu menggelora menghampiri tubuh polos Vani di bawah shower. Vani langsung tahu itu adalah Danan. Ngapain sih lo! Danan yang sudah kesetanan malah semakin erat memeluk Vani dan semakin gencar meremas-remas toket Vani. Gue pengen ngentotin lo mbak Van. Bahkan kini Danan mencoba menyodok-nyodokkan kontolnya ke pantat Vani. Jangan disitu!

Danan yang penuh nafsu buta tidak sadar palkonnya berkali-kali mencoba mendesak masuk ke lubang anus Vani. Maka itu si cewek bahenol ini blingsatan panik.

Tapi tak urung lenguhan-lenguhan tak tertahankan tanpa sadar keluar dari mulut Vani ketika ujung kontol Danan mendesak-desak lubang anus Vani, karena lubang anus adalah salah satu titik sensitif Vani. Danan nyaris pingsan tidak percaya melihat cewe sesexy bintang bokep menungging di depannya siap untuk doggie style. Mengagumi pantat nonggeng Vani, Danan meremas-remas kedua belahan pantat semok tersebut. Vani hanya mendesis-desis perlahan, menikmati sensasi ransangan tersebut. Tiba-tiba Danan malah jongkok di antara paha Vani.

Vani yang sebenarnya sudah bersiap-siap menyambut penetrasi kontol Danan jadi terheran-heran dan sedikit sebel. Vani menjulurkan lehernya ke bawah dan melongok ke belakang melalui sela-sela pahanya dan melihat Danan memandangi memeknya.

Karena pada detik itu juga, mulut Danan mencaplok bulat-bulat gundukan memeknya. Sudah lama Danan ingin melakukan ini, melakukan oral ke memek cewek. Dilumatnya bibir memek Vani, dihisap-hisap dengan suara seruputan yang mesum banget sambil kedua tangannya sibuk meremas-remas pantat Vani.

Si cewek lonte ini jadi menggelinjang keenakan karena servis oral Danan yang brutal. Apalagi ketika lidah Danan mulai membelah masuk dan menggeliat-geliat didalam memek Vani. Luar biasaaa! Enak banget sihhhh! Kenikmatan liar hewani menyeruak dari setiap sisi memek Vani yang dilumat oleh Danan.

Sensasi gatal yang semakin digaruk semakin menggila rasanya, berkumpul, mendesak, menuntut jalan keluar untuk meledak memenuhi tuntutan birahi. Vani sangat akrab dengan sensasi menuju orgasme yang sangat disukainya ini. Vani tau hanya beberapa lumatan atau beberapa gelinjang lagi dibutuhkan untuk mencapai puncah kenikmatan itu. Tapi, dewa mesum mempunyai maksud yang lain, karena pada detik-detik krusial tersebut, Danan malah menghentikan oral seks-nya.

confirm. All above

Tapi, bukan maksud Danan berhenti membahagiakan Vani. Hanya saja, Danan kecil sudah teriak-teriak protes menuntut gilirannya. Kontol Danan yang 16cm panjangnya, namun berdiameter hampir 4cm sudah ngaceng sempurna. Dananpun mencoba membobol memek Vani. Namun, setelah beberapa kali tusukan yang seringnya nyasar ke lubang anus Vani, akhirnya Vanipun tidak sabar lagi.

Dengan pasrah Danan membiarkan jemari lentik Vani menggenggam ujung kontolnya dan mengarahkannya ke lubang memek Vani. Gede juga kontol ni anak. Yang bikin si lonte ini agak jiper adalah palkon Danan yang bulat besar seperti helm tentara. Betul-betul seperti jamur kontol si Danan ini. Jemari Vani dengan lihainya menempatkan palkon Danan tepat di bibir memeknya yang sudah mereka basah siap dikawinin. Mematuhi Vani, perlahan Danan memajukan pinggulnya, mendesak palkonnya masuk ke sela-sela gundukan daging basah tersebut.

Tapi Danan sudah tidak sabar lagi. Sambil mencengkeram pinggul Vani kuat-kuat, Danan menarik pantat Vani kearahnya dan sekaligus mendorong kontolnya kuat-kuat ke dalam memek Vani. Baru saja Vani hendak teriak protes ke Danan, Vani merasakan kontol Danan mulai bergerak cepat maju mundur menggesek liang memeknya. Alih-alih memaki Danan, erangan dan lenguhan erotis Vani yang terdengar. Dan dalam sekejap, sensasi menuju puncak birahi muncul lagi.

Cerita Dewasa - Sexopoly, Game Monopoly Sex yang Bikin Ketagihan

Aseemmm Kok mendadak ujan sih? Mana gue ga bawa payung runtuk Vani dalam hati.

something is. will

Vani lebih kesel lagi ketika turun ga ada satupun ojek motor ataupun ojek payung yang mangkal di ujung jalan itu. Pada kabur kali para ojek motornya karena hujan. Berlarilari kecil menembus hujan, Vani masuk ke jalan Jambu Air nama jalan disamarkan demi privacy si tukang ojek. Sekitar 50 meteran dari jalan raya baru deh ketemu sama 2 tukang ojek yang neduh di pos satpam.

Sambil tetap menggunakan novel Sasha yang dalam kantong plastik sebagai pelindung kepala, Vani nyamperin pos satpam itu dan memanggil si tukang ojek Bang, anterin ke dua belas dong pinta Vani. Tapi, Vani heran, karena kedua tukang ojek itu ga langsung bereaksi atau sekadar menjawab. Malah agak melongo memandangi Vani. Tibatiba Vani seperti tersadar.

Karena kehujanan, tshirt Vani menjeplak lengket dengan tubuhnya. Terutama di bagian dada yang memang dasarnya membusung mancung. Siluet bundar payudara dan bra yang melingkupinya tampak jelas akibat tshirtnya basah kuyup. Reflek Vani langsung menutupi dadanya dengan kantong plastik novelnya.

Eh Bang, mau ngojek ato bengong ajaaa? Mau dianter kemana? Sedang abang yang setengah botak purapura ngelapin helm, nutupin malu kegap ngliatin dada si Vani. Dengan terpaksa memake helm bau keringat punya si tukang ojek agar kepada tidak lebih basah lagi, mahkluk sexy ini menghenyakkan pantat sekalnya di jok motor abang ojek, dan merekapun meluncur membelah hujan menuju jl.

Jambu Air XII. Tukang ojek sudah setengah berharap orang yang dicari penumpangnya tidak ada di kosnya, agar dia punya kesempatan ngantar balik si cewek ini. Tapi memang nasib tidak berpihak kepada si tukang ojek karena Sasha sudah nungguin Vani di pintu gedung koskosan tersebut.

Belum lagi si Vani cuma bayar Lho biasanya goceng neng melas tukang ojek. Eh, 3rebunya biaya lo melototin toked gw dan ngeremngerem melulu pas di jalan saut Vani judes, ditingkahi cekikikan Sasha. Abang tukang ojek hampir tidak tahan untuk tanya Kalo ngeliatin 3rebu, megangmegang berapa Neng. Tapi ditahannya karena agak jiper sama kejudesan Vani. Dia cuma bilang Kalo butuh jemputan, SMS aja abang ya neng.

Neng Sasha tau kok nomor HP abang sambil tersenyum semanis mungkin. Iyee bang sahut Vani dan Sasha serempak sambil menutup pintu. Genit amat tu tukang ojek gerutu Vani sambil mendekap tubuhnya, menggigil kedinginan mengiringi langkah Sasha menuju kamarnya di lantai 3. Udeh, ga usah bawel dah lo. Ayo cepet ke kamar gue, biar bisa ganti baju lo sahut Sasha sabar sambil menarik tangan Vani agar bergerak lebih cepat. Kos Sasha adalah gedung persegi empat berwarna beige dengan aksen terakota di jendelajendela yang menghadap keluar, memanjang kebelakang setinggi 4 tingkat yang khusus dibangun untuk jadi koskosan 3 tahun yang lalu.

Layout dalamnya khas koskosan: dua deret kamar yang berhadapan, dibelah oleh taman selebar 1 meter yang memanjang di lantai dasar dan void sampai kelangitlangit gedung. Tapi voidnya tidak begitu lebar, karena pemilik gedung lebih memilih untuk membuat jalan di depan kamar cukup lega. Satu hal yang dirutuki Vani dan Sasha dari kos ini adalah tidak adanya lift.

Cerita sex game

Cukup gempor juga naik ke lantai tiga. Maka itu, makin ke atas tarif bulanannya makin murah. Sesampainya di kamar Sasha, Vani buruburu masuk ke kamar mandinya karena sudah kebelet pipis. Kamar Sasha berukuran 45 meter.

Kamar mandi dipojok kanan, berisi shower dan toilet duduk. Tempat tidur springbed ukuran cm x cm mepet ke dinding kanan. Isi kamarnya standar anak koslah: lemari pakaian 2 pintu, TV, rak buku dan peralatan makan dan satu meja kecil.

Sasha mengetok kamar mandi untuk mengasikan 2 potong tshirt, celana pendek dan bra ke Vani.

about such

Pilih aja mana yang lo suka hotti kata Sasha kepada Vani yang melongokkan kepalanya dari balik pintu kamar mandi. Gw minta shampo ama sabun lo ya Sha kata Vani sambil menerima pakaian tersebut. Pake aja. Tapi jangan abisin sahut Sasha. Gue minum kale shampo lu balas Vani sambil menutup pintu. Rasa sebel Vani karena kehujanan barusan sudah hampir luruh semuanya diguyur air dari shower. Rasanya nyaman sekali ketika mengeringkan tubuh dengan handuk kering yang tebal milih Sasha.

Karena celana dalamnya tidak basah, Vani memutuskan memakainya kembali. Tapi dia agak kebingungan ketika memilih bra punya Sasha. Bukan karena modelnya yang kinky atau warnanya ga cocok. Sasha lupa kalo toked Vani satu cup lebih besar dari miliknya. Jelas saja susu Vani terpenyet ketika memaksa memakai bra Sasha yang bercup B. Merasa sesak nafas, Vani memutuskan tidak memakai bra saja, dan langsung memakai tshirt gombrang berwarna maroon dengan tulisan Talk Nerdy to Me.

Selesai memakai celana pendek berbahan kaos milik Sasha, Vani mematut sebentar di cermin. Tshirt gombrangnya hampir menutupi celana pendek yang memang pendek, menunjukkan sebagian besar paha putih Vani.

Ketika akan membuka pintu kamar mandi, Vani baru sadar bahwa di luar Sasha sedang mengobrol dengan orang lain karena sedari tadi suarasuara di luar tidak terdengar, tertutup suara hujan yang menggemuruh. Vani sempat berpikir untuk tidak keluar dulu sampai tamu2 Sasha itu pergi karena tau kan. Rasanya gimana gitu. Tapi, akhirnya Sebodo ah. Obrolan Sasha dan tamunya kontan terhenti ketika sesosok cewek berambut bob berwarna brunette muncul dari balik pintu kamar mandi.

Eh, lo ada tamu Sha? Eh, kenalin ni temen satu kampus gue, Vani ujar Sasha sambil menarik Vani untuk mendekat. Si rambut jabrik bertubuh tinggi langsing dengan wajah agak tirus ternyata bernama Randy, dan temannya satu lagi yang berambut cepak dan berbadan agak gempal ga gemuk ya, gempal minta dipanggil Momo. Weh pas banget nih sekarang kita berempat. Sudah bisa langsung dimulai kata si Randy agak keliwat ceria. Eh, maen apaan nih?

Gue baru diceritain dikit barusan ama Randy. Tapi kliatannya seru banget. Lo pasti demen deh sahut Sasha sambil cekikikan mencurigakan. Vani jadi penasaran. Eh bentar. Masih kurang satu orangnya. Butuh bankirnya neh kita kata Randy tibatiba sambil beranjak keluar kamar.

Ga sampe semenit Randy sudah balik sambil menarik masuk cowok imut berkaca mata. Elu yang jadi bankirnya Dan?

Next related articles:
  • China nude girl
  • 3 thoughts on “Cerita sex game”

    Leave a Comment